FATWA KEPEMIMPINAN PEREMPUAN: Dialektika Pemikiran Ulama Muhammadiyah dan NU

FATWA KEPEMIMPINAN PEREMPUAN: Dialektika Pemikiran Ulama Muhammadiyah dan NU

  • Dr. Hj. Rochimah, M.Fil.I
Publisher:Inoffast Publishing IndonesiaISBN 13: 9786235791814ISBN 10: 623579181X

Paperback & Hardcover deals ―

Amazon IndiaGOFlipkart GOSnapdealGOSapnaOnlineGOJain Book AgencyGOBooks WagonGOBook ChorGOCrosswordGODC BooksGO

e-book & Audiobook deals ―

Amazon India GOGoogle Play Books ₹5.49Audible GO

* Price may vary from time to time.

* GO = We're not able to fetch the price (please check manually visiting the website).

Know about the book -

FATWA KEPEMIMPINAN PEREMPUAN: Dialektika Pemikiran Ulama Muhammadiyah dan NU is written by Dr. Hj. Rochimah, M.Fil.I and published by Inoffast Publishing Indonesia. It's available with International Standard Book Number or ISBN identification 623579181X (ISBN 10) and 9786235791814 (ISBN 13).

Kepemimpinan perempuan dalam Islam selalu menjadi perbincangan dan perdebatan menarik di ruang publik keislaman Indonesia. Wacana klasik ini senantiasa bergulir seiring dengan dinamika perkembangan sosial keagamaan, politik serta budaya masyarakat muslim. Buku Fatwa Kepemimpinan Perempuan: Dialektika Pemikiran Ulama Muhammadiyah dan NU hadir sebagai upaya akademis untuk menelusuri bagaimana ulama dari kedua ormas Islam terbesar di Indonesia ini memandang, menafsirkan dan memaknai kepemimpinan perempuan. Melalui proses penelusuran dan perdebatan yang cukup panjang, dengan pendekatan teologis, sosial, dan historis, lahir fatwa kepemimpinan perempuan, yang merupakan hasil dialektika pemikiran para ulama dari kedua ormas tersebut. Melalui pendekatan multidisipliner, buku ini memadukan kajian teologi, fiqh, sosiologi agama, dan studi gender. Konstruksi keagamaan dan metodologi istinbath hukum para ulama Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dinarasikan secara lugas. Lebih menarik lagi, buku ini menawarkan perspektif akademik yang kritis dan reflektif dalam memahami fatwa sebagai hasil interaksi antara teks, penafsir, dan konteks zamannya. Dengan membaca buku ini, kita tahu fatwa tidak diposisikan sebagai doktrin yang statis, tetapi sebagai proses pengetahuan keagamaan yang dinamis.. Karya ini sangat penting bagi pengembangan khazanah studi islam kontemporer di Indonesia, dan memberi kontribusi nyata pada dunia akademis. Bagi para akademisi, peneliti, pegiat kesetaraan gender dan mahasiswa dapat menjadikan buku ini sebagai rujukan. Hadir dengan Perspektif akademis yang kritis dan reflektif dalam memahami fatwa kepemimpinan perempuan.