From A to Z: Rosasea

From A to Z: Rosasea

  • Sinta Murlistyarini
  • Lilik Norawati
  • Herwindo Dicky Putranto
  • Nurrahma Wahyu Fitriyani
  • Ferdi Kurniawan
Publisher:Universitas Brawijaya PressISBN 13: 9786232964631ISBN 10: 6232964632

Paperback & Hardcover deals ―

Amazon IndiaGOFlipkart GOSnapdealGOSapnaOnlineGOJain Book AgencyGOBooks WagonGOBook ChorGOCrosswordGODC BooksGO

e-book & Audiobook deals ―

Amazon India GOGoogle Play Books ₹5.99Audible GO

* Price may vary from time to time.

* GO = We're not able to fetch the price (please check manually visiting the website).

Know about the book -

From A to Z: Rosasea is written by Sinta Murlistyarini and published by Universitas Brawijaya Press. It's available with International Standard Book Number or ISBN identification 6232964632 (ISBN 10) and 9786232964631 (ISBN 13).

Rosasea (rosacea) merupakan suatu kondisi inflamasi kronis yang menyerang wajah bagian sentral (meliputi dahi, hidung, pipi dan dagu) dan juga dapat menyerang mata. Rosasea merupakan salah satu penyakit yang sering terabaikan atau salah diagnosis awal, karena sering keliru didiagnosis dengan jerawat / akne vulgaris, atau jika muncul keluhan pada mata sering keliru diagnosis dengan dry eyes. Rosasea sering terjadi pada wanita berusia 30 hingga 50 tahun, walaupun juga dapat menyerang pria namun dengan prognosis yang lebih buruk. Rosasea mudah dilihat oleh pasien sendiri dan sering dianggap sebagai penyakit psikiatri atau ketergantungan karena alkohol karena menimbulkan kulit wajah yang kemerahan (eritem) yang permanen dan telangiektasis, sehingga sering menimbulkan stigma sosial yang dapat memengaruhi kualitas hidup pasien. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Rosacea Society mengatakan 75% pasien rosasea merasa tidak percaya diri, 69% frustasi bahkan sebanyak 32% pasien merasa depresi. Bahkan rosasea tipe okular dapat menyebabkan penurunan tajam penglihatan. Buku ini membahas secara mendalam mengenai rosasea, mulai dari data epidemiologis, faktor genetis, patofisiologi, subtipe dan diagnosis banding, pemeriksaan histopatologi, terapi dan dermatokosmetik; dari sudut pandang dokter spesialis dermatologi dan venereologi (atau kulit dan kelamin) dan juga dari sudut pandang dokter spesialis mata.